5 Fakta Mpu Gandring, Dibunuh dengan Keris Sakti Buatannya

Mpu Gandring, seorang pengrajin keris pada zaman dahulu. Banyak petinggi kerajaan yang secara khusus memerintahkan pembuatan keris dengan kualitas dan kesaktiannya. Berikut beberapa fakta yang merangkum ketenaran Mpu Gandring yang membuat keris tersebut sakit hingga ia dibunuh oleh Ken Arok dengan kerisnya sendiri. Mpu Gandring adalah produsen senjata yang terkenal saat itu. Ia tinggal di Lulumbang atau Palumbangan atau  sebelah utara kota Wlingi, Blitar.Di lokasi inilah Gandring konon  banyak membuat senjata yang dipesan oleh banyak perwira atau tuan-tuan yang berkuasa di Jawa Timur.

Banyak Pejabat atau Orang Penting dan Ksatria yang Memesan Keris Dari Mpu Gandringi

Mpu Gandring, seorang insinyur  keris terkenal pada masanya. Dalam buku  Ken Arok Hitam Putih dari Kemuliaan Hingga Kekecewaan karya Muhammad Syamsuddin disebutkan bahwa Mpu Gandring berasal dari  Lulambang atau Desa Palumbangan, Kecamatan Dooko,  Blitar. daerah.

Ken Arok Pesan Keris Sakti untuk Bunuh Raja Tunggul Ametung

Dikisahkan dalam kitab Pararaton bahwa Ken Arok sedang mencari seseorang yang bisa dijadikan senjata terakhir yang dapat menggulingkan Tunggul Ametung.Saat itu Ken Arok yang masih menjadi pengawal pribadi Tunggul Ametung diperkenalkan oleh anak angkatnya. Romo Bango Samparan kepada Mpu Gandring. Akhirnya bango membawa ken arok pergi untuk ke rumah Mpu gandring yang berada di blitar. Ken Arok segera mengutarakan keinginannya untuk  memiliki keris sakti yang bisa membunuh tunggul Ametung dengan sekali tusukan.Setelah pembicaraan dan negosiasi, akhirnya tercapai kesepakatan. Mpu Gandring akhirnya setuju untuk menerima permintaan Ken Arok untuk membuatkan keris untuknya dan meminta Ken Arok selama satu tahun.

Pembuatan Keris Melalui Ritual Khusus hingga Puasa

Pengalaman Mpu Gandring dalam menciptakan keris  mandraguna membutuhkan proses spiritual dan ritual khusus seperti puasa untuk memilih bahan yang tepat. Sebagai upaya, Mpu Gandring berjanji akan menyelesaikan keris yang dipesannya dalam waktu setahun. Namun setelah lima bulan,  Ken Arok akhirnya mengambil pesanannya. Tentu saja, permintaan itu tidak dipenuhi, yang membuat Ken Arok marah karena ketidaksabarannya. Ken Arok tidak mau bertemu dengan Mpu Gandring, dia kesal.Mpu Gandring awalnya meminta  Ken Arok untuk bersabar dan menunggu sesuai kesepakatan di awal, namun Ken Arok tidak terima dan tetap bersikeras mengambil keris yang belum selesai.

Mpu Gandring Tewas Ditusuk Ken Arok dengan keris buatan mpu gandring

Mpu Gandring tidak mengizinkan Ken Arok  mengambil keris tersebut karena keris tersebut belum sempurna dan baru setengah jadi. Menurut Mpu Gandring, membuat keris yang sakti itu tidak mudah. Terjadi perkelahian antara Mpu Gandring dan Ken Arok hingga akhirnya mereka menusuk keris. dalam tubuh Mpu Gandring. Mpu Gandring  tewas seketika dengan keris buatannya sendiri. Ken Arok berhasil membuktikan bahwa keris itu sakti dengan mampu membunuh penciptanya dengan sekali tusukan. Keris  juga bisa mematahkan lesung Mpu Gandring.

Ken Arok Dikutuk Mpu Gandring

Dalam keadaan meninggal, Mpu Gandring pun mengutuki Ken Arok. Mpu Gandring bersumpah dan mengutuk bahwa keris akan membunuh tujuh  keturunan Ken Arok, termasuk Ken Arok sendiri.Ken Arok, putus asa untuk membunuh Tunggul Ametung, akhirnya pergi. Tunggul mati Ametung berdarah. Ken Arok kembali ke Tumapel untuk melaksanakan niatnya menggulingkan tunggul pemerintah Ametung dan membunuhnya. Akhirnya Ken Arok dibunuh oleh Ki Pengalasan,  anak buah Anusapati dari Tunggul Ametung. dan Ken Dedes atau anak tiri Ken Arok.

Nah, itulah fakta tentang ken arok yang mati tertusuk krisnya sendiri oleh ken arok.